LIMBAH B3 MUDAH MELEDAK

LIMBAH YANG PADA SUHU DAN TEKANAN STANDAR DAPAT MELEDAK ATAU MELALUI REAKSI KIMIA DAN/ATAU FISIKA DAPAT MENGHASILKAN GAS DENGAN SUHU DAN TEKANAN TINGGI YANG DENGAN CEPAT DAPAT MERUSAK LINGKUNGAN SEKITAR
Baca selebihnya »

KLASIFIKASI LIMBAH B3

mudah meledak (explosive);
pengoksidasi (oxidizing);
sangat mudah sekali menyala (extremely flammable);
sangat mudah menyala (highly flammable);
mudah menyala (flammable);
amat sangat beracun (extremely toxic);
sangat beracun (highly toxic);
beracun (moderately toxic);
berbahaya (harmful);
korosif (corrosive);
bersifat iritasi (irritant);
berbahaya bagi lingkungan (dangerous to the environment);
karsinogenik (carcinogenic);
teratogenik (teratogenic);
mutagenik (mutagenic).

LIMBAH B 3 MENURUT SUMBERNYA

1 LIMBAH B 3 DARI SUMBER TIDAK SPESIFIK
2 LIMBAH B 3 DARI SUMBER SPESIFIK
3 LIMBAH B 3 DARI BAHAN KIMIA KADALUARSA, TUMPAHAN, BEKAS KEMASAN, DAN BUANGAN PRODUK YANG TIDAK MEMENUHI SPESIFIKASI
LIMBAH B3 DARI SUMBER TIDAK SPESIFIK.

LIMBAH B3 YANG UMUMNYA BUKAN BERASAL DARI PROSES UTAMANYA, TETAPI BERASAL DARI KEGIATAN PEMELIHARAAN ALAT, PENCUCI, PENCEGAHAN KOROSI, PELARUT KERAK, PENGEMASAN DLL

LIMBAH B3 DARI SUMBER SPESIFIK : LIMBAH B3 SISA PROSES SUATU INDUSTRI ATAU KEGIATAN YANG SECARA SPESIFIK DAPAT DITENTUKAN.

ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN

Analisis Mengenai Dampak Lingkungan :
“ Kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan atau kegiatan.” (Pasal 1 (21) UU No 23 tahun 1997 tentang Lingkungan Hidup.

AMDAL —————— Wajib
ISO ———————–  optional (tidak wajib)

Baca selebihnya »

PENGELOLAAN SDA

KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI
Sistem kawasan lindung
Pembagian keuntungan yang adil

BIOTEKNOLOGI
Biotek pertanian, kedokteran dan lingkungan
Keamanan biologis

PENGELOLAAN TERPADU DAERAH PESISIR DAN LAUT
Pengembangan dan perlindungan daerah pesisir dan pulau
Daerah ekonomi ekslusif
Dampak perubahan iklim dan gelombang pasang
Pengembangan kawasan perbatasan dengan Negara lain

PENGELOLAAN LIMBAH

PERLINDUNGAN ATMOSFIR
Effisiensi dalam pengadaan energi
Pencegahan penipisan lapisan ozon
Pencegahan meningkatnya pemanasan global
Transport polutan jarak jauh antara lain asap

PENGELOLAAN BAHAN BERACUN DAN BERBAHAYA
Klasifikasi dan pelabelan bahan kimia
Informasi kepada masyarakat
Pencegahan lalulintas bahan kimia secara ilegal

CARA MUDAH MENDAPATKAN UANG
Baca selebihnya »

Limbah

LIMBAH : SISA SUATU USAHA DAN/ATAU KEGIATAN

LIMBAH B3 : LIMBAH YANG MENGANDUNG BAHAN BERBAHAYA DAN/ATAU BERACUN YANG KARENA SIFAT DAN/ATAU KONSENTARSINYA DAN/ATAU JUMLAHNYA, BAIK SECARA LANGSUNG MAUPUN TIDAK LANGSUNG, DAPAT MENCEMARKAN DAN/ATAU MERUSAKKAN LINGKUNGAN HIDUP, DAN/ATAU MEMBAHAYAKAN LINGKUNGAN HIDUP, KESEHATAN, KELANGSUNGAN HIDUP MANUSIA SERTA MAKHLUK HIDUP LAINNYA.

CARA MUDAH MENDAPATKAN UANG

Keuntungan Dalam Penerapan Produksi Bersih.

Ø           Meningkatkan efisiensi.
Ø           Mengurangi Biaya Pengolahan Limbah
Ø           Konsevasi Bahan Baku dan Energi
Ø           Membantu Akses Kepada Lembaga Finansial.
Ø           Memenuhi Permintaan Pasar.
Ø           Memperbaiki Kualitas Lingkungan.
Ø           Memenuhi Peraturan Lingkungan.
Ø           Memperbaiki Lingkungan Kerja.
Ø           Meningkatkan Persepsi Masyarakat.

CARA CEPAT MENDAPATKAN UANG

Mikrobiologi Air

Mikrobiologi sebagai indikator kualitas air
Pada pemeriksaan mikrobiologis yang rutin thdp air untuk menentukan aman / tidaknya untuk diminum, tidaklah cukup bila hanya berdasarkan uji-uji yg digunakan hanya terhadap mikrob patogenik, karena :
1. Kemungkinan besar patogen masuk ke dalam air secara sporadis, tetapi karena tidak dapat bertahan hidup lama, maka mungkin saja tidak terdapat di dalam contoh air yang dikirim ke laboratorium.
2. Bila terdapat dalam jumlahnya amat sedikit, maka besar kemungkinan patogen-patogen tersebut tidak terdeteksi oleh prosedur lab. yang dipakai

CARA MENDAPATKAN UANG

Baca selebihnya »

KESETIMBANGAN FASE DALAM PERAIRAN

KESETIMBANGAN FASE DALAM PERAIRAN

Reaksi-reaksi kimia yang terjadi pada lingkungan perairan melibatkan interaksi antara ion dengan fase yang lain. Beberapa interaksi yang penting di dalam perairan adalah terjadinya proses fotosintesis oleh ganggang dan terjadinya pertukaran zat padat terlarut dengan gas terlarut dalam air. Pertukaran yang sama terjadi ketika bakteri mendegradasi zat organik (sering dalam bentuk partikel) dalam air. Besi dan beberapa unsur yang penting berpindah-pindah dalam sistem perairan sebagai senyawa kimia koloid atau diserap menjadi partikel tanah. Kesetimbangan reaksi kimia fisika dalam perairan ini melibatkan sedimen, gas, dan air.

1. Sedimen
Sedimen adalah lapisan dari suatu bahan atau material yang menutupi dasar sungai kecil, danau, waduk, teluk, dan samudra. Sedimen mengandung campuran yang halus dan mineral-mineral yang tidak halus, meliputi tanah liat, endapan Lumpur, dan pasir, yang bercampur dengan bahan-bahan organik. Bahan-bahan ini mungkin saja mengalami perubahan komposisi dari bahan-bahan mineral murni menjadi bahan-bahan organik utama. Sediment ini mengandung bahan-bahan yang bersifat biologis, bahan kimia, dan polutan dalam air. Pembahasan ini difokuskan pada pengubahan bahan kimia dari sediment menjadi rantai makanan dalam air melalui organisme yang menghabiskan bagian penting dari siklus kehidupannya, atau kehidupannya dalam sediment.

 Pembentukan Sedimen
Proses biologi, fisika, dan kimia dapat menghasilkan endapan sedimen pada bagian dasar air. Material endapan menjadi sederhana setelah dibawa ke dalam air oleh erosi atau longsor dari tepi pantai. Jadi, tanah liat, pasir, bahan kimia organik, dan material lain tercuci ke dalam danau dan menempati bagian luar dari sedimen.
Sedimen dapat dibentuk dari reaksi sederhana endapan. Ketika pospat banyak memasuki air limbah akan mengkontaminasi tubuh manusia jika air tersebut telah terkontaminasi dengan konsentrasi yang tinggi oleh ion kalsium, reaksi selanjutnya akan menghasilkan padatan hidroksiapatit.
5Ca2+ + H2O + 3HPO42- Ca5OH(PO4)3 (s) + 4H+
Sedimen kalsium karbonat dapat dibentuk ketika air kaya akan CO2 dan mengandung kalsium dalam presentasi tinggi yang menyebabkan kesadahan sementara yang nantinya dapat melepaskan karbondioksida di atmosfir,
Ca2+ + 2HCO3- CaCo3 (s) + CO2 (g) + H2O
atau ketika pHnya dinaikkan dengan reaksi fotosintesis :
Ca2+ + 2HCO3- + hv {CH2O} + CaCO3 (s) + O2 (g)
Reaksi selanjutnya adalah reaksi oksidasi besi (II) menjadi besi(III):
4Fe2+ + 10H2O + O2 4Fe(OH)3 (s) + 8H+
aktifitas biologi yang dilakukan oleh bakteri-bakteri di lingkungan berair mengoksidasi besi(II) menjadi besi(III). Pada kondisi anaerob beberapa bakteri menggunakan ion sulfat sebagai pemberi electron.
SO42- H2S
Namun ada bakteri lain yang mereduksi besi(III) menjadi besi(II).
Fe(OH)3 (S) Fe2+
Reaksi keseluruhannya menghasilkan dua lapisan hitam dari sedimen besi(II) sulfid.
Fe2+ + H2S FeS (s) + 2H+

CARA MENDAPATKAN UANG

Baca selebihnya »